Inilahkita.com | Di era digital, generasi muda tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu memanfaatkannya secara produktif. Peluang bukan lagi soal siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang paling cepat beradaptasi. Oleh karena itu, kepemimpinan dan kemandirian ekonomi menjadi hal penting yang perlu ditanamkan sejak dini. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pengembangan Jiwa Kepemimpinan dan Kemandirian Ekonomi pada Masyarakat di Era Digital.”
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 31 Agustus 2025, bertempat di Yayasan Tajaul Karomatu, Desa Situ Gandung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen Darmadi, S.E., M.M., serta dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang beranggotakan Laveny Citra Nurhayati, Muhammad Andika Rahmat Kurniawan, dan Refky Restoe Pradiska.
Dalam praktiknya, masih banyak masyarakat yang belum mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Bukan karena tidak punya peluang, tetapi belum tahu harus mulai dari mana. Rendahnya rasa percaya diri dan minimnya pengetahuan kewirausahaan menjadi tantangan utama.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang berlangsung hangat dan interaktif. Tim mahasiswa menyampaikan tujuan kegiatan, yaitu membangun kepercayaan diri, melatih kepemimpinan, serta mendorong masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pada sesi pelatihan kepemimpinan, peserta diajak memahami pentingnya komunikasi, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab. Melalui diskusi dan simulasi kelompok, peserta mulai berani menyampaikan pendapat bahkan memimpin kelompoknya.
Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada penguatan kemandirian ekonomi berbasis digital. Peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana memulai usaha. Melalui praktik langsung, peserta belajar membuat akun bisnis sederhana, mengunggah produk, hingga menyusun strategi promosi.
Sesi motivasi menjadi bagian yang paling membekas. Kisah inspiratif wirausaha muda membuka wawasan peserta bahwa peluang di era digital sangat luas. Peserta mulai menyadari bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang.
Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif. Peserta menjadi lebih percaya diri, lebih aktif, serta mulai memiliki gambaran untuk memulai usaha kecil berbasis digital. Bahkan beberapa peserta sudah mampu merancang ide bisnis sederhana.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kemandirian ekonomi memiliki keterkaitan yang erat. Ketika seseorang mampu memimpin dirinya sendiri, di situlah awal dari kemandirian dimulai.
Sebagai penutup, kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dukungan berbagai pihak diperlukan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.[]
Kelompok: Laveny Citra Nurhayati, Muhammad Andika Rahmat Kurniawan, Refky Restoe Pradiska (Program Studi Manajemen S1, Universitas Pamulang)
