INILAHKITA.COM | Jakarta – Gelaran Ramadhan Jazz Festival (RJF) 2025 kembali hadir di tahun ke-14 dengan konsep yang semakin matang dan beragam. Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam melalui musik yang dapat diterima oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Ketua Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) M. Ridho Dafiutomo Dewanto, S.E., B.A, dalam sambutannya menegaskan bahwa bulan Ramadan adalah momentum bagi generasi muda untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa.
“Syiar Islam bisa disebarkan dari berbagai aspek, salah satunya melalui musik. Festival ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dengan cara yang kreatif,” ujarnya saat memberikan sambutan pembukaan Ramadhan Jazz Festival 2025, Jumat (14/3/2025).
Agus Setiawan Basuni, Founder Warta Jazz, turut mengungkapkan rasa bangganya karena festival ini berhasil bertahan selama lebih dari satu dekade. “Tidak mudah mempertahankan acara yang konsisten dengan ciri khasnya,” ungkapnya.
Agus menegaskan, bahwa Ramadhan Jazz Festival adalah satu-satunya festival jazz di dunia yang diselenggarakan oleh remaja masjid, di lingkungan masjid selama bulan Ramadan, dihadiri oleh penonton yang berdonasi, dan setiap tahunnya memiliki tema serta kegiatan yang berbeda.
“Kami berharap kepada para pengisi acara dapat memberikan nuansa yang berbeda dari pertunjukan mereka di tempat lain karena satu satunya yang menjadi ciri khas di Ramadhan Jazz Festival,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, apresiasi juga diberikan kepada Aqua yang secara konsisten mendukung penyelenggaraan festival. VP General Secretary Aqua, Vera Galuh Sugijanto, menyatakan bahwa Aqua terus mendukung acara yang berfokus pada penyebaran kebaikan.
“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menjadikan negeri ini lebih baik dan lebih kuat. Oleh karena itu, kami senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan positif, termasuk Ramadhan Jazz Festival,” tuturnya.
Ketua Umum Yayasan Masjid Cut Meutia, H Benny Suprihartadi SH yang mengapresiasi antusiasme penonton selama 14 tahun terakhir. Ia mengungkapkan bahwa awal mula festival ini lahir dari inisiatif remaja masjid yang ingin berdakwah dengan cara yang lebih dekat dengan anak muda.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Dr. H. Wishnu Dewanto. SH. MH menyoroti kehadiran Duta Besar Belanda sebagai simbol bahwa Islam yang ditampilkan dalam festival ini adalah Islam yang ramah dan dapat bersahabat dengan siapa saja. “Musik adalah bahasa universal, dan melalui festival ini, kita menunjukkan bahwa Islam bisa hadir dalam harmoni dengan berbagai budaya dan bangsa,” ujarnya.
Dalam pembukaan RJF 2025 ini juga hadir Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen. Dengan berbagai dukungan yang terus mengalir dan semangat generasi muda yang tinggi, Ramadhan Jazz Festival diharapkan akan terus berkembang sebagai ajang yang tidak hanya menghibur tetapi juga membawa pesan kebaikan dan keberkahan bagi masyarakat luas.
Ramadhan Jazz Festival 2025 menghadirkan sederet musisi ternama, seperti Salma Salsabil, Raffi Sudirman, Pendarra, HIVI!, Kunto Aji, Nabila Taqiyyah, Wijaya80, Nadhif Basalamah dan Burgundy.[]