InilahKita.Com | Tangerang – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Banten atau JKB 01, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang hari ini, Rabu (22/4/26).
Selain Menhaj dan Wakil Ketua DPR RI, nampak pula sejumlah menteri, wakil menteri, anggota DPR RI, dan pejabat lainnya dalam acara pelepasan keberangkatan jemaah haji tersebut. Di antaranya, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak; Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimpas), Agus Andrianto; Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi; Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal; Gubernur Banten, Andra Soni, hingga Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada Ketua Kloter JKB 01, Muhammad Suryadi yang akan memimpin sebanyak 391 anggota jamaah asal Banten menuju Tanah Suci, Mekkah dan Madinah.
Suasana khidmat diiringi rasa haru mewarnai acara pelepasan jemaah haji tersebut. Muhammad Suryadi, yang memimpin rombongan jemaah asal Banten itu sebelum menyambut Bendera Merah Putih dari tangan Wakil Ketua DPR RI terlebih dahulu mencium Sang Saka Merah Putih dengan rasa haru.
Menhaj yang kerap disapa Gus Irfan dalam sambutannya menyampaikan, keberangkatan jemaah menuju Baitullah itu adalah sebuah perjuangan panjang. Perjuangan dari para calon jemaah haji yang disertai doa yang tak terputus dan harapan yang terus dijaga, hingga akhirnya tiba waktunya untuk memenuhi panggilan Allah SWT., berbadah menjalankan Rukun Islam ke lima.
“Bapak-Ibu sekalian, ini adalah hari yang telah lama ditunggu-tunggu. Ada yang menanti bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Ada doa yang tak pernah terputus, ada harapan yang terus dijaga dalam diam, hingga akhirnya hari tiba, hari ketika langkah pertama menuju Baitullah benar-benar dimulai,” tutur Gus Irfan.
Untuk itu, lanjut Gus Irfan, para jemaah haji nantinya harus betul-betul memanfaatkan kesempatan itu dengan menjalankan ibadah haji dengan khusyuk, menjalankan setiap rukun haji dengan benar, dan mentaati arahan dan bimbingan dari para petugas haji selama di sana. Agar, seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sehingga mendapatkan predikat yang diharapkan, menjadi haji yang mabrur.
“Perjalanan ini bukan perjalanan fisik, tetapi perjalanan jiwa. Perjalanan menuju titik paling khusyuk dalam hidup seorang muslim,” sambungnya, dengan perasaan haru.
Gus Irfan juga menyinggung tentang kondisi di Timur Tengah saat ini. Gejolak geopolitik yang memanas di sana tentu menjadi perhatian serius bagi Pemerintah, khususnya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dalam penyelenggaraan haji tahun 2026 ini.
“Situasi Timur Tengah tentu menghadirkan kekhawatiran bagi jamaah dan keluarga. Dalam hal ini, tentu negara hadir. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait, supaya keamanan, perlindungan, dan keselamatan jemaah haji jadi prioritas,” ungkap Gus Irfan.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi Kementerian yang dipimpinnya itu. Mengingat pelaksanaan haji tahun ini menjadi penyelenggaraan haji yang pertama yang dipegang sepenuhnya oleh Kementerian Haji dan Umrah setelah dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada 5 November 2024 silam. Gus Irfan pun berpesan kepada para jemaah untuk tetap fokus pada ibadah.
“Kami ingin Bapak dan Ibu berangkat dengan tenang, fokus pada ibadah. Hal-hal di luar itu, biar kami yang mengikhtiarkan. Kami terus mengikhtiarkan layanan terbaik agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk,” ujar Gus Irfan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang kehadirannya tersebut mewakili Presiden Prabowo Subianto yang berhalangan hadir menyampaikan doa dan harapannya kepada para jemaah haji saat melepas keberangkatan. Agar, para jemaah senantiasa diberi keselamatan, kelancaran, dan kesehatan, baik saat berangkat, saat menjalankan ibadah haji, hingga pulang ke tanah air nanti.
“Bapak, Ibu, sekalian jemaah haji, kami sampaikan selamat jalan. Mudah-mudahan pergi dan kembali dengan selamat dalam keadaan sehat walafiat dan jadi haji yang mabrur. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kami melepas kepergian Bapak Ibu sekalian untuk melakukan ibadah haji dengan selamat,” ucap Sufmi Dasco saat melepas keberangkatan jemaah haji.
Selain itu, secara khusus Wakil Ketua DPR RI itu memberikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah atas segala upaya dan programnya dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun pertamanya ini.
“Pada hari ini kita melepas kloter pertama yang menandakan dimulainya rangkaian pemberangkatan jemaah haji Indonesia yang rutin dilaksanakan setiap musim haji, meskipun di tengah berbagai dinamika saat ini,” ujar Sufmi Dasco.
“Kami menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya yang terus kami monitor, khususnya kepada Kementerian Haji dan Umrah yang untuk pertama kalinya melaksanakan penyelenggaraan haji dalam format saat ini,” sambungnya.
Sufmi Dasco menyebut, penambahan embarkasi serta layanan fast track untuk mempercepat proses keberangkatan menjadi upaya perbaikan program untuk penyelenggaraan haji tahun.
Selain itu efisiensi katering jemaah haji, transportasi dan pemondokan hingga pembagian kartu Nusuk di tanah air menjadi keberhasilan Kemenhaj dalam menjalankan program-program pemerintah yang diamanatkan kepada Kemenhaj.
Sebagai informasi, Perjalanan jemaah haji kloter pertama dimulai dengan masuk asrama pada 21 April 2026 kemudian berangkat pada 22 April. Menjelang puncak haji, jemaah akan diberangkatkan dari Makkah ke Arafah mulai 21 Mei 2026 hingga rangkaian ibadah haji selesai.
