By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya IndonesiaInilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya IndonesiaInilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya Indonesia
  • Home
  • Sekitar Kita
  • DialeKita
  • Nusantara
  • Akademika
  • Komunitas
  • Generasi
  • Kiat Kita
Reading: Hubungan Big Five Personality Traits dengan Kerentanan Stres Generasi Z
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Inilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya IndonesiaInilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya Indonesia
Font ResizerAa
  • Home
  • Sekitar Kita
  • DialeKita
  • Nusantara
  • Akademika
  • Komunitas
  • Generasi
  • Kiat Kita
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inilah Kita
Inilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya Indonesia > Blog > Generasi > Hubungan Big Five Personality Traits dengan Kerentanan Stres Generasi Z
Generasi

Hubungan Big Five Personality Traits dengan Kerentanan Stres Generasi Z

Fitrah Rizky, Septyana Wulansari (Mahasiswa Universitas Pamulang)  

Redaksi Kita
Redaksi Kita Published 27/11/2025
Share
SHARE

Inilahkita.com | Remaja akhir yang termasuk dalam Generasi Z (usia sekitar 18–24 tahun) dikenal hidup di tengah tuntutan akademik, tekanan sosial media, dan ketidakpastian masa depan. Berbagai faktor memengaruhi bagaimana mereka merespons stres, salah satunya adalah kepribadian. Dalam psikologi, model Big Five Personality Traits menjadi salah satu pendekatan paling banyak digunakan untuk memahami perbedaan individual. Lima dimensi kepribadian tersebut—Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, dan Neuroticism—memiliki peran yang berbeda dalam membentuk kerentanan atau ketahanan terhadap stres pada remaja akhir Gen Z.

Pertama, Neuroticism merupakan faktor yang paling erat kaitannya dengan kerentanan stres. Remaja dengan skor neuroticism tinggi cenderung lebih mudah merasa cemas, pesimis, dan sensitif terhadap tekanan, sehingga stres ringan pun dapat memicu reaksi emosional yang berlebihan. Dalam konteks Gen Z yang hidup dengan paparan informasi berlebih dan perbandingan sosial, kecenderungan ini semakin memperbesar risiko mereka mengalami stres kronis.

Sebaliknya, Extraversion dan Agreeableness cenderung berfungsi sebagai pelindung terhadap stres. Remaja yang ekstrover biasanya mempunyai jaringan sosial lebih aktif dan lebih mudah mencari dukungan saat menghadapi masalah. Sementara itu, individu yang tinggi dalam agreeableness umumnya lebih mudah beradaptasi dalam hubungan interpersonal, sehingga konflik sosial tidak mudah memicu stres berkepanjangan. Kedua sifat ini berperan penting mengingat interaksi sosial menjadi salah satu faktor pemulihan stres paling efektif bagi Gen Z.

Conscientiousness berpengaruh pada kemampuan remaja mengatur waktu, merencanakan aktivitas, dan mengelola tanggung jawab. Individu dengan conscientiousness tinggi biasanya lebih siap menghadapi tekanan akademik maupun pekerjaan, sehingga tingkat stres mereka cenderung lebih rendah. Di tengah budaya multitasking dan tekanan produktivitas, sifat ini membantu Gen Z menjaga stabilitas emosi melalui disiplin dan kontrol diri.

Terakhir, Openness to Experience memberikan dampak yang lebih beragam. Remaja dengan openness tinggi biasanya lebih kreatif dan fleksibel, sehingga mampu mencari strategi unik untuk mengatasi stres. Namun, mereka juga dapat lebih rentan jika terlalu sensitif terhadap rangsangan baru atau mudah terjebak dalam overthinking ketika menghadapi perubahan. Pada Generasi Z yang sering dihadapkan pada pilihan karier dan eksplorasi diri, sifat ini dapat menjadi kekuatan maupun kelemahan tergantung konteksnya.

Secara keseluruhan, model Big Five menunjukkan bahwa kerentanan stres pada remaja akhir Gen Z tidak hanya dipengaruhi lingkungan, tetapi juga karakter kepribadian mereka. Pemahaman ini dapat membantu pengembangan intervensi psikologis yang lebih tepat sasaran, misalnya pelatihan regulasi emosi untuk individu dengan neuroticism tinggi atau pelatihan manajemen waktu bagi mereka yang rendah conscientiousness. Dengan memahami hubungan antara kepribadian dan stres, remaja Gen Z dapat mengenali kekuatan diri dan membangun strategi coping yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan hidup modern.[]

TAGGED:artikel mahasiswagen zuniversitas pamulang
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Email
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dari Empati ke Aksi: Gaya Komunikasi Perempuan yang Menginspirasi Dunia Bisnis
Next Article mahasiswa universitas pamulang Peran Etika Dalam Membangun Komunikasi Bisnis Yang Profesional Dan Berintegritas

Latest News

Meningkatkan  SDM Melalui Pelatihan Public Speaking Di Gereja Katolik Santo Barnabas Pamulang
Akademika
public speaking
Public Speaking: Kompetensi SDM yang Sering Dianggap Remeh
Akademika
Public Speaking sebagai Keterampilan Komunikasi di Era Digital
Akademika
public speaking
Public Speaking: Kunci Kepercayaan Diri dan Komunikasi yang Efektif
Akademika
bicara publik
Seni Berbicara di Depan Umum: Bekal yang Ternyata Bisa Dipelajari Siapa Saja
Akademika
mendengar dan bicara
Peran Listening dan Critical Thinking dalam Meningkatkan Efektivitas Public Speaking
Akademika
bicara di depan umum
Etika Berbicara: Kunci Kepercayaan di Depan Publik
Akademika

JASA ARTIKEL SEO

Mau website usaha Anda mudah ditemukan dalam mesin pencari Google? Digital Media Labs melayani jasa penulisan artikel SEO.
Hubungi kami di: 081297176001

Jasa Blogroll & Publikasi

  1. Suara Muslim
  2. Seputar Masjid
  3. Seputar Halal
  4. Seputar Kuliner
  5. Seputar Kesehatan
  6. Promo UKM
  7. Wisata Indonesia
  8. Beasiswa Kampus
  9. Indonesia Sentris
  10. Seputar Rumah
  11. Seputar Keamanan
  12. Kota Surabaya
  13. Info Nasional
  14. Info Perkotaan
  15. Berita Santai
  16. Berita Kamera
  17. Suara Pesantren
  18. Info Market

 

Jasa Publikasi di 150+ Website

Baca Artikel Lain

Akademika

Navigasi Finansial Gen Z: Trik Cerdas Mahasiswa Mengelola Uang Tanpa Mengorbankan Lifestyle

12/10/2026
Generasi

Alffy Rev Menenun Kembali Kejayaan Masa Silam Negeri

13/08/2026
Jecko Siompo
Generasi

Maestro Tari yang Tak Dikenali di Negeri Sendiri

12/08/2026
Dr. Nathania Karina bersama TRUST Orchestra
Generasi

Simfoni yang Menghapus Persepsi, TRUST Orchestra Buka Ruang Anak Muda Berkarya Melalui Orkestra

12/08/2026
Previous Next

Ikon Logo Inilah Kita

Jasa Blogroll & Publikasi Artikel

Promo UKM | Wisata Indonesia | Media Outsourcing | Beasiswa Kampus | Indonesia Sentris | Seputar Rumah | Seputar Keamanan | Kota Surabaya | Info Nasional | Info Perkotaan | Ini Bekasi | Suara Muslim | Seputar Masjid | Seputar Halal | Seputar Kuliner | Suara Pesantren |Kesehatan | Portal Mahasiswa | Kirim Artikel | Info Pasar

Kategori

  • Akademika
  • DialeKita
  • Generasi
  • Kiat Kita
  • Komunitas
  • Nusantara
  • Sekitar Kita

Inilah Kita

  • About
  • Kontak
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media
  • Term & Condition
Seedbacklink

Inilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya IndonesiaInilah Kita – Inspirasi, Informasi, dan Budaya Indonesia
©2024 Inilah Kita
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?